Selasa, 01 Februari 2011

Sego Jagung Mbah Joyo

Di pinggir jalan dekat Alun-alun Temanggung, seorang nenek berumur 80 tahun sedang ‘khusyuk’ meracik makanan. Menggunakan pincuk (terbuat dari daun pisang yang dilapisi koran), Mbah Joyo menyajikan makanan khas Temanggung yang sudah sangat jarang ditemui, sego jagung. Jagung giling rebus, sayur pepaya muda, tahu dan ikan asin dicampur jadi satu.

Sudah dua puluh tahun lebih Mbah Joyo berjualan sego jagung. Awalnya, Mbah Joyo berjalan keliling kota menjajakan dagangannya, namun sejak taun 80an mulai menetap di depan pertokoan dekat Alun-alun Temanggung. Langganannya banyak, bahkan tidak sedikit yang berasal dari luar kota.

Silahkan mampir, dijamin JOSS!! #gurihgurihgalau hihiiiii







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar